Apa yang dirasa saat umur sudah sampai di angka ini?
Yang jelas sekarang semua tak lagi sama. Tak ada lagi mama yang mengucap "selamat ulang tahun teh, sing gede milik, teteh cantik...". Hari-hariku tak akan pernah sama lagi.
Sekarang ini bisa melewati hari tanpa bengong saja sudah sangat kusyukuri. Saat ini begog sedikit langsung ditanya orang "Kenapa?","Apa kamu baik-baik saja?". Pertanyaan yang paling tak ingin kujawab. Karena duniaku memang tak lagi baik-baik saja.
"Kamu masih muda lho." Kata mereka yang umurnya paling cuma beda enam tahun. Yang jelas saat ini aku sedang ingin menjauh. Ingin sekedar mengajar tanpa banyak terlibat urusan lain. Aku merasa sedang lelah, itu saja.
Enam belas tahun sudah kuhabiskan membersamai anak-anak bangsa menyelesaikan pendidikan mereka. Kadang suka tersenyum sendiri saat harus memberi semangat pada orang tua murid tentang anak-anak mereka. Memberi saran tentang cara menyelesaikan masalah anak, padahal diri sendiri belum memilikinya.
Mudah-mudahan tahun ini bisa kulalui dengan lebih semangat lagi. Meski murid-murid di kelas istimewaku terkadang seolah menganggapku angin lalu, aku tetap akan mengajar mereka dengan sepenuh hati. Meski terkadang "badaiku" tak bisa kuredam tapi aku tak pernah benar-benar membenci kenakalan mereka.
Jadi mari kita jalani semuanya dengan bersabar dan bersyukur. Mengingat usia yang sudah memasuki kepala 4, ada baiknya tak terlalu banyak terlibat drama.
So, happy birthday to me... Barakallah fii umrik... wish me all the best...
